Lebih tepat mana ya, kompres memakai air dingin atau panas? Beberapa artikel menyebut jika mengompres sebaiknya gunakan air panas atau hangat saja. Namun disisi lain, ada pula yang mengatakan sebaliknya.
Sebenarnya kedua pendapat tersebut tidak salah, karena pemilihan jenis kompres harus disesuaikan dengan penyakit yang sedang diderita. Berikut ini penjelasan tentang kompres panas dan kompres dingin seperti dilansir laman Times of India:
Sakit kepala-kompres dingin
Kompres dingin adalah hal yang tepat bagi Anda yang sedang sakit kepala. Rasa sakit yang disebabkan pada pembuluh darah dan syaraf di otak itu bisa dihilangkan dengan kompres memakai air dingin, sebab es bisa memicu mati rasa. Anda bisa terbebas dari sakit kepala dengan cepat.
Radang sendi-kompres hangat
Apabila sendi tubuh terasa sakit dan sudah lama Anda alami, maka dianjurkan untuk memilih kompres hangat. Kehangatannya dapat membuat otot yang tegang dan sendi yang sakit lebih rileks serta santai.
Leher kaku-kompres hangat
Jika leher yang terasa kaku serta tegang dan nyeri, gunakan kompres hangat untuk membantu otot kembali lemas dan rileks.
Otot keseleo-kompres hangat dan dingin
Pernah mengalami keseleo, maka gunakan kompres hangat dan dingin untuk melegakan kondisi tersebut. Keseleo terjadi akibat ligamen pada sendi meregang atau robek. Pertama gunakan kompres dingin untuk menghilangkan sakitnya. Lakukan sampai peradangan hilang atau berkurang. Selanjutnya gunakan kompres hangat untuk melemaskan otot.
Demam panas-kompres hangat/suhu ruang
Apabila anak-anak atau orang tua mengalami demam panas, maka gunakan kompres dengan suhu ruang atau suhu hangat untuk meredakannya. Jangan gunakan kompres dingin sebab bisa menyebabkan tubuh makin lama bereaksi mendingin.
sidomi

0 komentar:
Posting Komentar