“Gimana sih caranya biar semangat belajar?” “Cara belajar kamu gimana? Aku jenuh nih” “Kenapa sih lo bisa semangat banget belajar? Gue kok susah banget ya baca buku…”
Dan akhirnya seluruh pertanyaan itu gue rangkum jadi satu….
“Gimana sih cara supaya belajar nggak kerasa beban?”
Sebelumnya, perlu kamu tahu bahwa motivasi tindakan saat kita hidup
itu ada dua. Motivasi yang pertama adalah menghindari derita. Sedangkan
motivasi yang kedua adalah mendapatkan kebahagiaan. Contoh hal yang
dilakukan untuk menghindari derita bagi saya adalah buang sampah dari
kost, beli telur ke warung (ini malesnya minta ampun), minum obat,
angkat jemuran, antar-jemput adik ke sekolah, dll. Sedangkan contoh hal
yang dilakukan untuk Mendapatkan kebahagiaan bagi saya adalah main
DotA, traveling, hunting foto, kencan, main gitar, nulis blog, makan enak, nongkrong, produce musik,
dll. Setiap orang punya kotak-kotak tersendiri untuk menempatkan
motivasi tindakannya. Ada banyak hal yang masuk ke kategori menghindari
derita bagi sebagian orang,. Namun oleh sebagian lagi dianggap tindakan
untuk mendapatkan kebahagiaan. Yup, contohnya belajar.
Perbedaan yang males dan nggak males belajar
Ada orang yang belajar karena rasa ingin tahu tentang dunia, ada juga orang yang belajar karena passion akan suatu ilmu tertentu, ada juga yang belajar karena ingin having fun, karena menurutnya belajar itu adalah sebuah hal yang menyenangkan. Tapi
ada juga nih, yang belajar karena terpaksa, disuruh orang tua, karena
dipaksa harus masuk PTN tertentu, atau karena gak mau gak lulus. Tapi,
kamu tahu gak? Ada rumus yang berlaku untuk semua orang.
Tindakan yang dilakukan atas motivasi mendapatkan kebahagian itu selalu memberi kepuasan yang lebih dibandingkan tindakan yang dilakukan atas motivasi menghindari derita.
Mungkin buat kamu, belajar adalah menghindari derita. Kamu sendiri
yang dengan sadar menempatkan belajar dalam kotak itu, dan memandang
belajar adalah sesuatu yang melelahkan, membosankan, dan harus
diselesaikan. Itulah kenapa kamu nggak bahagia
melakukannya, karena kamu belajar untuk menghindari penderitaan, bukan
untuk mendapatkan kebahagiaan. Makannya kamu jadi nggak ikhlas, akhirnya capek, lalu belajar kamu jadi nggak
efektif. Sampai akhirnya kamu pun bingung, kenapa kerja keras kamu
selama ini masih “kalah” sama orang lain. Ya, mungkin hal tersebut
terjadi karena kamu nggak “having fun”. Makannya, belajar kerasa jadi beban buat kamu. Kamu terlalu terpaku sama “hasil”, lulus atau enggak, masuk atau enggak, ranking atau enggak. Lupa untuk have fun saat dalam prosesnya.
“Terus, gimana sih caranya biar belajar nggak kerasa beban?”
Nah, itulah pertanyaan satu juta dollarnya, yang jelas kamu harus menempatkan belajar dalam kotak kebahagiaan, bukan penderitaan. Selamat mencoba ya! Tiap orang punya cara belajar yang berbeda lho, ada tipe visual, auditori, dan kinestetik. Ketahui tipe belajar kamu dengan mencarinya melalui Geevv.
#GeevvingWhileSearching
Oleh: Ifandi Khainur Rahim
http://blog.geevv.com/kenapa-sih-kita-males-belajar/


0 komentar:
Posting Komentar